Senin, 30 November 2015

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Menentukan Pembelian Smartphone

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Menentukan Pembelian Smatphone

Nama : Della Nadiyya
Kelas  : 3EA22
NPM  : 12213147





BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Begitu banyaknya jenis smartphone di era modern seperti sekarang. Sering kita jumpai banyak orang memakai smartphone beraneka ragam. Dengan berbagai tipe, dan aneka merk smartphone yang beragam. Tentunya membuat pilihan dan selera smartphone semakin bermacam membuat para konsumen di tuntut untuk memilih beragam smartphone.
Oleh karena itu penulis berminat membuat ini dengan judul “ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SMARTPHONE" 

1.2  Rumusan Masalah
Apa jenis smartphone yang konsumen lebih minati?
Apa merk smartphone yang konsumen lebih minati?
Harga berapakah yang konsumen cari?
1.3 Tujuan Masalah
Mengetahui jenis smartphone yang konsumen lebih minati.
Mengetahui merk smartphone yang konsumen lebih minati.
Mengetahui harga smartphone yang konsumen cari
1.4 Metode Penelitian
Penulis memakai metode hipotesis dan berdasarkan judgement sampling.

  
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Landasan Teori
2.1.1 Perilaku
          Perilaku adalah tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan (Depdiknas, 2005). Dari pandangan biologis perilaku merupakan suatu kegiatan atau aktifitas organisme yang bersangkutan.
Robert Kwick (1974), menyatakan bahwa perilaku adalah tindakan atau perbuatan suatu organisme yang dapat diamati dan bahkan dapat dipelajari. (dikutip dari Notoatmodjo, 2003). Skinner (1938) merumuskan bahwa perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus/ rangsangan dari luar. Oleh karena perilaku ini terjadi melalui proses adanya organisme. Dan kemudian organisme tersebut merespon, maka teori Skinner ini disebut “S-O-R” atau stimulus organisme.
2.1.2 Konsumen
Pengertian Konsumen menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi.
Psikologi konsumen adalah the study of consumer behavior in a relation environment, dimana pada psikologi konsumen membahas tingkah laku individu sebagai konsumen. Psikologi konsumen merupakan merupakan psikologi ekonomi dalam pengertian mikro. Perilaku konsumen adalah studi mengenai individu, kelompok atau organisasi dan proses-proses yang dilakukan dalam memilih, menentukan, mendapatkan, menggunakan, dan menghentikan pemakaian produk, jasa, pengalaman, atau ide untuk memuaskan kebutuhan serta dampak proses-proses tersebut terhadap konsumen dan masyarakat (Hawkins, Best & Coney, 2001)  Definisi lain dari psikologi konsumen adalah kegiatan bersibuk diri secara luas dimana manusia sebagai konsumen dari barang dan jasa. Sasaran utama dari psikologi konsumen itu adalah perilaku konsumen, misalnya dengan keadaan dan alasannya seseorang tersebut menentukan pilihannya. Karena sasaran utamanya menjelaskan perilaku maka di samping psikologi konsumen juga digunakan istilah perilaku konsumen.
2.1.3 Perilaku Konsumen
          Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).
2.1.4 Smartphone
Menurut Gary B, Thomas J & Misty E, 2007,smartphone adalah telepon yang bisa dipakai internetan yang biasanya menyediakan fungsi Personal Digital Assistant (PDA), seperti fungsi kalender, buku agenda, buku alamat, kalkulator, dan catatan.Menurut David Wood, Wakil Presiden Eksekutif PT Symbian OS, “Telepon pintar dapat dibedakan dengan telepon genggam biasa dengan dua cara fundamental: bagaimana mereka dibuat dan apa yang mereka bisa lakukan.” Pengertian lainnya memberikan penekanan  berbedaan dari dua faktor ini.
BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Dari penelitian yang ada dapat disimpulkan bahwa konsumen memiliki berbagai jenis perilaku yang beragam dalam memilih barang, memakai lalu membuang nya.
Untuk harga konsumen tidak selamanya tertarik dengan harga yang murah karena kualitas ditekankan.
Sedangkan untuk jenis atau merk konsumen lebih memilih smartphone yang sedang tren dan orisinil.
          3.2 Saran

                   Berhati hatilah dalam memilih smartphone karena tidak semua smartphone memiliki spesifikasi yang baik.